INFOCHANNEL.ID MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Makassar bersama jajaran kepolisian memperketat langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Upaya ini dilakukan untuk menjaga wilayah agar tetap kondusif melalui penguatan peran tokoh masyarakat serta peningkatan intensitas patroli gabungan di kawasan rawan.
Camat Makassar, Tri Sugiarto Burhan, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menghimbau seluruh warga Kecamatan Makassar agar bersama-sama menjaga stabilitas keamanan wilayah. Ia menekankan pentingnya peran aktif tokoh masyarakat dalam merangkul para pemuda agar menghindari tindakan-tindakan destruktif yang tidak diinginkan.
“Terutama tokoh-tokoh masyarakat yang ada di wilayah agar dapat memberikan himbauan-himbauan kepada seluruh pemuda yang ada di wilayah agar supaya menghindari kondisi-kondisi yang tidak diinginkan,” ujarnya usai mengikuti dialog pemerintah,aparat dan masyarakat disekitaran Kelurahan Bara-Barayya dan Bara2 Barayya Dalam.
Selain itu, pihak kecamatan menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran kepolisian, khususnya Kapolrestabes, yang turun langsung ke wilayah Kecamatan Makassar untuk memberikan energi positif bagi keamanan setempat.
Rekonsiliasi Warga dan Rencana Kegiatan Sosial
Terkait dinamika di Kelurahan Barana-barana dan Barana Selatan, Tri Sugiarto menjelaskan bahwa kedua belah pihak yang sebelumnya berselisih kini telah didamaikan melalui mediasi pihak kepolisian.
Pemerintah kecamatan berharap ke depannya kedua belah pihak dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan positif.
Rekonsiliasi Lanjutan: Memastikan perdamaian antarkelompok terjaga dengan baik setelah difasilitasi pihak kepolisian.
Kegiatan Sosial Bersama: Menggelar program sosial untuk merajut kembali kebersamaan dan memberikan dampak positif di wilayah masing-masing.
Komitmen Patroli Rutin dan Penertiban Senjata Tajam
Menanggapi aspirasi warga yang meminta aparat kepolisian untuk menyisir para pemuda pembawa senjata tajam (sajam), pihak kecamatan menilai hal tersebut sebagai langkah preventif yang harus dimaksimalkan.
Pemerintah bersama aparat penegak hukum berkomitmen untuk mengoptimalkan pengamanan melalui langkah-langkah konkrit:
Patroli Rutin Berkala: Melaksanakan patroli bersama secara intensif dalam seminggu untuk memantau situasi keamanan.
Penyisiran Wilayah Rawan: Menyisir titik-titik yang dinilai rentan terhadap aksi perang kelompok demi memberikan rasa aman bagi masyarakat.


















