Example floating
Example floating
Makassar

Makassar Siap Jadi Tuan Rumah MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026, Sektor Ekonomi Diproyeksi Melonjak

97
×

Makassar Siap Jadi Tuan Rumah MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026, Sektor Ekonomi Diproyeksi Melonjak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INFOCHANNEL.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar memastikan kesiapan penuh dalam menyambut kedatangan ribuan kafilah dari seluruh Indonesia pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tahun 2026.

Perhelatan akbar berskala nasional bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) ini berlangsung pada 23–30 Agustus 2026, dengan Kota Makassar sebagai pusat pelaksanaan utama sekaligus lokasi pembukaan acara.

Example 300x600

​Sekretaris KORPRI Kota Makassar yang juga menjabat Kepala BKPSDM Kota Makassar, Kamelia Thamrin Tantu (Memi), mencatat sebanyak 1.165 peserta dan 438 official dari 114 kontingen kementerian, lembaga, dan pemerintah provinsi siap berpartisipasi.

Kehadiran ribuan pendamping dan tamu undangan diproyeksikan memberikan dampak multiplier effect yang signifikan bagi perekonomian lokal, khususnya sektor perhotelan, kuliner, UMKM, transportasi, hingga pariwisata.

​”Jumlah peserta yang mendaftar mencapai ribuan. Ditambah pendamping sekitar lima sampai enam orang per peserta, agenda ini memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Makassar,” kata Kamelia.

​Skema Pembukaan Defile dan Distribusi Venue Perlombaan

​Rangkaian pembukaan diawali dengan agenda defile kafilah pada Senin, 24 Agustus 2026 pukul 16.00 WITA, mengambil rute dari Benteng Fort Rotterdam menuju Lapangan Karebosi yang menjadi panggung utama pembukaan pada malam harinya.

​Untuk perlombaan, Makassar memfasilitasi sembilan cabang lomba yang tersebar di Makassar Government Center (MGC), Hotel Unhas Tamalanrea, Lapangan Karebosi, Asrama Haji, dan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Sementara empat cabang lomba lainnya ditempatkan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

​Guna memberikan kenyamanan maksimal, Pemkot Makassar menggalang kolaborasi lintas instansi. Bapenda memperkuat promosi luar ruang, Dinas Pariwisata berkoordinasi dengan PHRI untuk akomodasi dan restoran, Kominfo mengawal pemberitaan publik, serta Dinas Lingkungan Hidup menjaga estetika kebersihan kota.

​Rekayasa Lalu Lintas dan Manajemen Arus Kendaraan

​Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, mengonfirmasi pemberlakukan rekayasa lalu lintas sejak Senin sore di seputaran Benteng Rotterdam, Jalan Riburane, Jalan Ahmad Yani, Jalan Sudirman, Jalan Kartini, hingga Jalan Kajolalido.

​Jalan Penghibur di depan Benteng Rotterdam tidak ditutup total guna menjaga akses menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, melainkan dibagi menggunakan barrier.

Sementara Jalan Kajolalido, Kartini, dan Sudirman difungsikan sebagai area parkir armada bus peserta. Masyarakat diimbau memilih jalur alternatif seperti Jalan Somba Opu atau Thamrin Amangappa selama prosesi defile berlangsung.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *